BRMP Aneka Kacang Sukses Pamerkan Teknologi Budidaya Aneka Kacang di Pagelaran Nasional
Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo resmi dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, pada Sabtu (20/6/26).
Dalam perhelatan tingkat nasional tersebut, BRMP Aneka Kacang berpartisipasi dengan menampilkan inovasi teknologi budidaya kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau pada tanah gromosol (tanah liat). BRMP Aneka Kacang menghadirkan 24 varietas unggul, mencakup delapan varietas per komoditas.
Keberhasilan budidaya ini menjadi salah satu sorotan utama. Pasalnya, lokasi pameran merupakan lahan basah yang sebelumnya tidak pernah ditanami komoditas palawija, khususnya aneka kacang. Kendati demikian, BRMP Aneka Kacang terbukti berhasil membudidayakan tanaman tersebut secara optimal.
Tanaman aneka kacang terpantau tumbuh subur dan mampu menghasilkan polong dalam jumlah normal. Berdasarkan data di lapangan, produktivitasnya berkisar antara 27–42 polong per tanaman untuk kedelai, 7–10 polong per tanaman untuk kacang tanah, dan 15–30 polong per tanaman untuk kacang hijau.
Antusiasme masyarakat terhadap inovasi tanaman aneka kacang sangat tinggi. Hal ini tercermin dari banyaknya pengunjung yang mendatangi area display tanaman aneka kacang. Tercatat, jumlah kunjungan mencapai 150 hingga 200 orang yang hadir untuk mengamati tanaman, berkonsultasi mengenai teknis budidaya atau sekadar berfoto.
Keberhasilan pameran tanaman pada ajang PENAS XVII kali ini sekaligus menjadi bukti nyata kesuksesan BRMP Aneka Kacang dalam mendiseminasikan teknologi budidaya aneka kacang yang adaptif terhadap kondisi agroekologi di Gorontalo.