Raker BRMP 2026: Akselerasi Program dan Tata Kelola untuk Mendukung Program Strategis Kementan
Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) menyelenggarakan Rapat Kerja BRMP Tahun 2026 pada Rabu (7–9/10/26) di Sheraton Belitung Resort, Kab. Belitung, Prov. Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan bertema “Akselerasi Program dan Tata Kelola Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian untuk Mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian” ini dihadiri 393 peserta dari seluruh unit kerja lingkup BRMP.
Rapat dibuka oleh Sekretaris BRMP, Handi Arief, S.T., M.A.P., dan dipimpin oleh Kepala BRMP, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., GRCE. Kegiatan ini bertujuan mempercepat pencapaian target kinerja, memperkuat tata kelola organisasi, serta menyelaraskan dukungan BRMP terhadap program strategis Kementerian Pertanian.
Berbagai materi strategis dibahas, meliputi akuntabilitas kinerja, penataan organisasi dan kepegawaian, percepatan realisasi anggaran, pengelolaan PNBP, serta dukungan terhadap program Modern-Advanced Agricultural System (PM AAS), khususnya percepatan distribusi benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan). Narasumber berasal dari unit kerja Kementerian Pertanian, Inspektorat Jenderal, serta Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.
Dalam arahannya, Kepala BRMP menegaskan pentingnya peran BRMP sebagai penghubung antara sumber teknologi dan petani. Integrasi penyuluh dengan periset dalam satu wadah diharapkan mampu mempercepat penyebarluasan inovasi teknologi pertanian, memperkuat sinergi pusat dan daerah, serta mengoptimalkan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian. BRMP juga terus mendorong percepatan PM AAS melalui pengembangan demplot di berbagai agroekosistem untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Pada kesempatan tersebut, turut ditampilkan success story pelaksanaan program ICARE melalui skema Matching Grant, sekaligus penyerahan bantuan pemerintah Matching Grant oleh Kepala BRMP sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi dan modernisasi pertanian.
Rapat kerja menghasilkan sejumlah kesepakatan, yaitu percepatan realisasi anggaran dengan target minimal 98%, penguatan organisasi dan kepegawaian, penataan integrasi penyuluh, serta penyusunan langkah percepatan pencapaian program strategis Kementerian Pertanian. Hasil rapat ini diharapkan menjadi landasan bagi seluruh unit kerja BRMP untuk meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, dan mewujudkan pertanian Indonesia yang semakin modern, produktif, dan berdaya saing.