Membangun Transparansi dan Kolaborasi, BRMP Aneka Kacang Selenggarakan Forum Diskusi Layanan Publik
Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Aneka Kacang (BRMP Aneka Kacang) menyelenggarakan Forum Diskusi Layanan Publik secara hybrid pada Kamis (4/12/25).
Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara lembaga dan para pemangku kepentingan. Forum dihadiri oleh Ombudsman, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Jawa Timur, satuan kerja Kementerian Pertanian se-Malang Raya, Dinas Pertanian se-Jawa Timur, perguruan tinggi, sekolah, pelaku UMKM, penangkar benih aneka kacang, MUSPIKA Kecamatan Pakisaji, Komandan Angkatan Laut, media massa, serta perwakilan perusahaan.
Dr. Nur ‘Aini Herawati, S.Si., M.Sc., Kepala BRMP Aneka Kacang, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan atas dasar perubahan organisasi mengacu pada Permentan No 10 tahun 2025. Forum ini bertujuan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam pengembangan inovasi perbenihan, pemanfaatan teknologi, perakitan varietas, serta penyelarasan kebutuhan lapangan. Moch. Dianto, S.E., perwakilan Ombudsman wilayah Jawa Timur menyampaikan bahwa dalam pelayanan publik, institusi pemerintah perlu memperhatikan empat komponen yaitu, kompetensi penyelenggara, sarana prasana, standar pelayanan, dan inovasi pelayanan.
Bila keempat hal tersebut terlaksana dengan baik, akan memberikan kepuasan kepada masyarakat. Selain itu, diperlukan pengelolaan pengaduan yang baik dalam menjawab keluhan dari masyarakat. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara yang diwakili dari Ombudsman, pakar/peneliti, akademisi, masyarakat sipil, organisasi masyarakat, media, dan pemberi layanan.
Selain itu juga dilaksanakan penandatanganan MoU dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Universitas Wisnuwardhana Malang, Universitas Islam Raden Rahmat Malang, Universitas Islam Kadiri Kediri, STMIK Prandnya Paramita Malang, SMK Negeri 7 Malang, dan SMK Putra Indonesia Malang.
Balai berharap forum ini dapat memperkuat jejaring kerja lintas sektor serta mendorong peningkatan kualitas dan kemandirian benih aneka kacang sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. — Amri Amanah, Pratanti H. Putri